Categories
Review Game

[REVIEW] Kena: Bridge of Spirits – Kisah Fantasi Pemandu Arwah

Softhard – Mungkin 21 September 2021 lalu sebagai saat yang dinanti-nantikan untuk gamer fans cerita fantasi seperti beberapa film Disney. Masalahnya ada sebuah judul games kece yang di-launching oleh Ember Lab untuk basis Windows (PC), PS4, dan PS5. Kreasi dengan judul Terkena: Bridge of Spirits itu memang lumayan lama memperoleh perhatian dari gamer di dunia, baik itu PC atau konsol.

Yap, sudah pasti penulis juga benar-benar ingin tahu dengan games fantasi ini. Si developer slot online sendiri masih terlihat hijau. Bisa disebutkan jika cuman kreasi Terkena: Bridge of Spirits berikut yang paling diperhitungkan oleh gamer di penjuru dunia. Bahkan juga, games ini sempat alami seringkali penangguhan yang membuat beberapa orang sangsi akan keberadaan dan kwalitasnya.

Well, seperti apakah games ini di mata penulis? Apa penantian demikian lama sanggup dibayarkan lunas dengan harapan tinggi? Yok, baca saja ulasan Terkena: Bridge of Spirits di bawah ini.

1. Pahami sulitnya kehidupan di dunia arwah

[REVIEW] Kena: Bridge of Spirits - Kisah Fantasi Pemandu Arwah

Ada beberapa games penjelajahan dan RPG yang masukkan narasi khusus mengenai dunia arwah atau orang yang telah wafat. Namun, Terkena: Bridge of Spirits ada di tingkat yang lain. Ya, games ini benar-benar memfokuskan jalinan di antara arwah orang wafat dengan dunia riil dan kita diharuskan jadi jembatan atau penyambungnya. Kamu akan dituntut untuk pahami dunia arwah, dari sisi duniamu sendiri.

Terkena ialah seorang pemandu arwah yang masih terbilang muda. Dalam perjalanannya cari Kuil Gunung Suci (Mountain Shrine), dia singgah pada sebuah dusun yang aneh dan pada keadaan memilukan. Ternyata, kondisi memilukan dari dusun itu terkait dengan keadaan arwah dari beberapa orang yang terlilit dengan pekerjaannya di dunia riil. Nach, antiknya, ketergantungan mereka terkait dengan Kuil Gunung Suci yang kita mencari sejauh ini.

Bila memainkan langsung, kamu akan selekasnya memahami jika Terkena: Bridge of Spirits bukan games dengan narasi yang sederhana. Kebalikannya, dia datang dengan banyak pengetahuan berkenaan arwah dan hubungannya dengan dunia riil. Hal jenis itu yang harus kita dalami, ketahui, dan kuasai karena akar dari games ini ialah memberikan tugas kita sebagai pemandu arwah.

Sebagai pemandu atau penolong arwah, kita pasti bekerja untuk kembalikan mereka ke alam yang semestinya. Tetapi, semua usaha kita bukan suatu hal yang gampang untuk dilaksanakan. Ada banyak sekali halangan, rintangan, bahkan juga substansi jahat yang perlu kita temui. Pada umumnya, mainkan Terkena: Bridge of Spirits berasa cukup melawan dengan kesusahan di atas rerata.

Sanggupkah Terkena menuntaskan semua pekerjaannya? Jawaban apa yang akan kita peroleh di Kuil Gunung Suci? Well, semua akan terjawab bila kamu mainkan dan menamatkan games ini. Satu kali lagi, tingkat kesusahan dalam games ini dapat dipandang ada di atas rerata. Memanglah tidak sesusah Demon’s Souls, tetapi untuk penulis, tetap penjelajahan Terkena minta pengorbanan lebih dari loyalitas kita.

2. Gameplay dengan kesan membahagiakan sekalian melawan

[REVIEW] Kena: Bridge of Spirits - Kisah Fantasi Pemandu Arwah - Softhard

Terkena: Bridge of Spirits sebagai tindakan penjelajahan dimainkan dari pemikiran orang ke-3 . Dalam games ini, kita akan mengatur Terkena dan turut serta langsung dengan tindakan, penjelajahan, perpecahan puzzle, dan pertarungan. Sebagai pemandu arwah, kita diperlengkapi dengan poin penting, yaitu busur yang dapat dipakai sebagai senjata atau pecahkan teka-teki.

Satu perihal yang perlu jadi perhatian ialah kekuatan kita dalam berhubungan dengan dunia arwah dan dunia riil secara bertepatan. Oh, ya, kamu akan ditugaskan untuk kumpulkan beragam jenis arwah kecil yang diberi nama Rot. Mereka dapat menjadi bala kontribusi ketika kamu memerlukan suatu hal, seperti mengalihkan object dan mengubah fokus lawan.

Banyak gamer berasumsi jika mainkan games ini di PS5 akan berasa lebih menyenangkan. Bukan tanpa ada alasan, feature DualSense dan Adaptif Pemicu yang ada di kontrol PS5 akan mengoptimalkan kesan hebat di dunia yang ditelusuri oleh Terkena. Tetapi, tidak berarti kontrol di PC dipandang jelek. Untuk penulis, memainkan di basis PC berasa membahagiakan sekalian melawan.

Ember Lab tidak masukkan elemen RPG secara intensif di sini. Bahkan juga, dapat penulis ucapkan jika games ini murni jalan dalam topik tindakan penjelajahan yang rekat dengan semangat juang si protagonis. Walau ada jenjang kemampuan yang dapat dicapai, terang jika Terkena: Bridge of Spirits tidak mengutamakan permainan pada mekanisme role-playing. Walau demikian, mainkan games ini tidak segampang yang dipikirkan.

Entahlah itu puzzle atau battle, semua mempunyai jatah yang serupa susahnya. Well, coba berpikir rasional di saat mainkan games ini. Kesusahan-kesulitan yang akan kamu temui sebenarnya bukan kesusahan tingkat dewa seperti Dark Souls, Sekiro, atau Nioh 2. Walau begitu, tetap proses dalam games instruksi Mike Grier ini tidak pas untuk kamu yang gampang berserah.

3. Di luar sangkaan, visual tampil dengan kualitas kelas tinggi

Kena Bridge of Spirits review: - Softhard

Ini ada di atas harapan penulis. Ya, penampilan visual yang dikerjakan oleh Ember Lab ternyata sanggup berkompetisi dengan games AAA kelas tinggi. Ini pasti benar-benar bertolak-belakang dengan bukti jika developer cukup dianggap remeh sebelumnya. Gerakan Terkena dan semua panorama yang ada pada games ini dapat dihidangkan dengan mengagumkan, minimal di mata penulis.

Dengan Unreal Engine 4, Terkena: Bridge of Spirits sanggup datang dengan nuansa beberapa film animasi bikinan Disney atau Pixar. Ini bukan asumsi lebai dari penulis, lho. Kamu dapat buktikanlah sendiri dengan mainkan games ini di monitor 4K. Kamu pasti berdecak takjub pada saat menyaksikan keelokan dusun atau rimba yang dipenuhi oleh beberapa roh orang mati.

5 Referensi Laptop Khusus Gaming Dengan Baterai Tahan Lama Berikut Harga

Ketentuan Kocak Main Games PES Semenjak Zaman Playstation 1

Satu perihal yang penulis sukai ialah langkah developer dalam mengimplementasikan dampak penerangan dan cuaca yang terlihat riil dan berkualitas. Situasi misteri yang ditampilkan di dunia Terkena juga intensif dan rekat dengan sichir. Tetapi, bukannya berkesan menakutkan, penulis malah rasakan permainan yang melawan dan menyenangkan untuk dituruti.

4. Kualitas audio tampil mengagumkan

Kena: Bridge of Spirits - PS4 & PS5 Games | PlayStation Australia

Klimaks dalam mainkan Terkena: Bridge of Spirits malah akan dirasa dari segi audionya. Untuk penulis, audio dan semua suara yang ada pada games ini kedengar legit dan hebat. Yang sangat menarik apa lagi jika bukan musik dari gamelan Bali yang populer. Ya, alunan musikal dalam games ini benar-benar kental dengan topik Asia dan Bali.

Bahkan juga, Sanggahr Cudamani Bali diputuskan oleh developer untuk menjadi satu diantara pengisi OST dalam Terkena: Bridge of Spirits. Hasilnya bagaimana? Dimulai dari pengisi suara sampai mekanisme musikalnya, semua bekerja dengan prima dan hampir tidak ada sela untuk penulis untuk memperlancar kritikan. Jika bisa jujur, cuman ada sedikit games kelas tinggi yang mempunyai kualitas audio prima dalam telinga penulis dan games ini jadi satu diantaranya.

Bila memakai earphone, kamu akan intensif dengar alunan musik berkombinasi gamelan Bali. Nyanyiannya juga sebagai gabungan topik tradisionil dan kekinian untuk hidupkan cerita Terkena di tengah-tengah dunia yang memiliki sifat dualisme. Tidak lupa, penulis memberi animo pada Dewa Ayu Dewi Larassanti sebagai pengisi suara dari Terkena yang bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik sekali.

Segalanya yang terkait dengan audio dalam penjelajahan Terkena menunjukkan jika seniman asal negara kita juga telah dipercayai pada tingkat internasional. Nach, sebagai gamer Indonesia, tentu saja kamu ingin tahu bagaimana bagusnya kualitas audio yang dihidangkan dalam Terkena: Bridge of Spirits ini, kan?

5. Sanggup melewati harapan

Kena: Bridge Of Spirits Fishing Shrine puzzle | Rock Paper Shotgun

Terkena: Bridge of Spirits sudah menunjukkan jika developer yang berkesan “biasa” saja sanggup hasilkan kreasi yang mengagumkan. Yap, games ini tampil dengan plot yang dalam, grafis visual keren, gameplay melawan, dan audio memikat. Semua jadi kelebihan tertentu dan memang susah untuk mendapati kekurangannya.

Bila dipaksakan untuk mendapati kekurangan dalam games ini, kemungkinan cerita yang berkesan antiklimaks dan proses permainan yang cukup susah jadi point yang harus jadi perhatian. Bila watak dimainkan meninggal di tengah-tengah visi, kita akan mengulang-ulang dari checkpoint yang jaraknya lumayan jauh dan meletihkan. Namun, untuk penulis individu, beberapa hal semacam itu bukan mutlak jadi kekurangan dalam sebuah games.

Balik lagi, walau tampil dengan animasi yang berkesan imut, gameplay dalam games ini bukan proses yang gampang buat dimainkan. Kebalikannya, jika tidak menyenangi penjelajahan yang susah dan melawan, sebaiknya kamu tidak mainkan games ini. So, score prima 5/5 patut penulis beri ke Terkena: Bridge of Spirits. Bila ingin tahu dengan keelokan dunia Terkena, selekasnya permainkan saja games ini sampai tamat.

Baca Juga : [REVIEW] Huntdown – Flashback Dengan Cita Rasa Penuh Classic

Categories
Review Game

[REVIEW] Huntdown – Flashback Dengan Cita Rasa Penuh Classic

Softhard – Apa kamu pernah rasakan bagaimana asyiknya mainkan banyak games di konsol Super Nintendo (SNES) dan Sega Genesis? Ya, ke-2 tipe konsol itu pernah exist dan benar-benar laris di pasar di akhir dasawarsa 1980 sampai 1990-an. Dari konsol legendaris itu, ada beragam jenis judul populer yang hingga saat ini masih kita permainkan.

Nach, dengan bekal dengan style classic seperti SNES dan Sega Genesis, Coffee Stain Publishing melaunching sebuah games dengan judul Huntdown pada 12 Mei 2021 kemarin. Antiknya, bukannya ikuti penampilan games modern, si developer malah membuat Huntdown seperti games pada dasawarsa 1990-an. Bagaimana pengalaman penulis dalam mainkan games ini? Yok, baca ulasan Huntdown di bawah ini.

1. Bounty hunter si penghilang kejahatan1. Bounty hunter si penghilang kejahatan

[REVIEW] Huntdown - Flashback Dengan Cita Rasa Penuh Classic

Huntdown sebagai games bertopik classic dengan plot atau narasi khusus yang termasuk simpel dan minimalis. Kamu akan bekerja sebagai salah satunya bounty hunter atau pemburu bayaran yang mempunyai visi mulia. Apakah itu? Yap, dapat diterka jika kamu akan ditugaskan untuk memberantas kejahatan yang dipenuhi oleh tindakan dari geng-geng kriminil.

Bila pernah melihat atau mainkan cerita yang bergesekan dengan kriminalitas pada dasawarsa 1980-an, kemungkinan kamu tidak akan terkejut dengan dunia yang ditawari oleh developer. Masalahnya games ini benar-benar rekat dengan hal classic itu. Ternyata, walau berkesan simpel, plot dan premis yang ada tidak berkesan repetitif benar-benar, minimal ini kesan yang dirasa penulis.

Oh, ya, dalam kesederhanaan sebuah latar yang dijajakan, Huntdown dapat menyihir kita dengan proses yang menyenangkan, lho. Kita tidak cuman merusak lawan dari 1 tingkat ke tingkat selajutnya. Lebih dari itu, premis yang datang dalam games ini malah akan berkesan berkualitas walau kita dapat pahaminya tanpa berpikiran dalam. Apa yang terhebat dalam games ini? Hal itu tidak lain ialah gameplay yang hendak diterangkan dalam point selanjutnya.

2. Bergembira dalam pertarungan arkade

[REVIEW] Huntdown - Flashback Dengan Cita Rasa Penuh Classic - Softhard

Harus penulis mengakui jika Easy Pemicu Game sebagai pengembang sanggup tampilkan mekanisme gameplay arkade yang keren dalam Huntdown. Berperang dengan beberapa lawan tidak akan membuat kita jemu. Kebalikannya, kita akan berasa jika beberapa hal yang barusan dilaksanakan masih tidaklah memberikan kepuasan.

Ini penyebabnya, gamer kemungkinan ketagihan dalam mainkan games ini. Satu perihal yang dicintai dalam games ini ialah proses kompleks yang jauh dari kata jemu. Searah dengan perubahan watak kita, permainan dan mekanisme gameplay yang disuguhi akan semakin kompleks, beringas, dan membahagiakan.

Seperti banyak games legendaris pada konsol SNES dan Sega Genesis, tetapi Huntdown pasti tampil lebih baik. Bila dahulu telah nikmati bagaimana asyiknya menghajar lawan dalam games Contra, sekarang, kamu dapat nikmati kesan yang lebih intensif dan memberikan kepuasan. Dimulai dari gerakan watak sampai tindakan didalamnya, semua dapat dilakukan dengan baik sekali oleh pengembang.

3. Penampilan visual berkesan simpel, tetapi benar-benar berkualitas

Huntdown Review - Softhard

Huntdown menunjukkan jika penampilan berpenampilan retro 2D bukan sebuah keputusan jelek untuk diambil. Kebalikannya, di mata penulis, dalam kesederhanaannya, games ini mampu tampilkan visual yang berkualitas. Walau tampil dengan style yang paling classic, tidak berarti grafisnya tidak detil.

Beberapa detil kecil malah jadi perhatian sendiri untuk pengembang, misalkan cipratan darah, dampak shooting, asap kendaraan, background, dan semua jenis pernak-perniknya. Nach, salah satunya hal paling cool dalam games ini ialah bagaimana apiknya si developer dalam memvisualisasikan beberapa distopia yang tidak diharapkan di dunia normal.

5 Kartu Elemental Hero Terbaik dalam Game Kartu Yu-Gi-Oh! GX

5 Referensi Laptop Khusus Gaming Dengan Baterai Tahan Lama Berikut Harga

Apakah itu distopia? Istilah ini mengarah pada barisan marginal yang terpinggirkan dan mereka membuat dunianya sendiri yang mengerikan. Yap, ide distopia berikut yang paling rekat sebagai deskripsi khusus dalam games ini. Beberapa sudut kota yang kotor dengan golongan kriminil keji membuat kita semakin terlarut dalam mainkan watak jawara untuk menumpas kejahatan.

4. Audio kedengar kompak dan stabil

Huntdown | Easy Trigger Games

Makin lama mainkan games ini membuat penulis cukup lupa waktu. Tidak berasa hampir 3 jam telah penulis habiskan untuk nikmati dunia underground dan dengan audionya yang hebat. Ya, Huntdown mempunyai kualitas audio yang sangatlah baik dan ini ada di atas harapan penulis. Kamu tidak akan rasakan kualitas audionya kaleng-kaleng seperti games usang.

Kebalikannya, musik dan suara yang dibuat sanggup kedengar jernih dan menguasai pada segi bas. Apa lagi bila mainkan Huntdown memakai earphone yang berkualitas, ditanggung kita akan semakin lupa waktu. Mekanisme musiknya sendiri benar-benar sangat kental dengan topik retro pada dasawarsa 1980-an. Harus dianggap memanglah tidak semua gamer menyenangi mekanisme musikal classic jenis ini.

Penulis sendiri bukan gamer yang menyukai dengan mekanisme musikal retro secara umum. Bahkan juga, sesudah memainkan sepanjang beberapa jam, entahlah mengapa penulis dapat menyenangi style audionya. Musik, suara watak, ledakan, shooting, dan semua beberapa suara sepele sanggup diterapkan secara berlebihan dalam games ini. Pada dasarnya, alunan ramai dan kompak selalu temani telinga kita secara stabil.

5. Menyembuhkan kangen pada games classic berbasiskan retro

Huntdown Review — DarkStation

Games ini telah tampil sangatlah baik dan punyai ciri-ciri uniknya sendiri. Dia berani datang dengan penampilan classic yang paling retro dalam bebatan grafis 2D. Di jaman ini, kelihatannya memang sedikit susah untuk developer bila harus meningkatkan mekanisme permainan 2D yang berkualitas. Selainnya ada kompetisi dari pengembang besar, tidak seluruhnya gamer dapat nikmati games itu secara nyaman.

Huntdown banyak memiliki point lebih buat dicintai. Walau plot dan premisnya simpel, mekanisme gameplay kompleks jadikan games ini berbobot berat untuk kamu permainkan. Belum juga kualitas grafis 2D-nya yang mempesona dan audio kompak yang selalu stabil, semua searah jadi satu kesatuan kreasi yang harus kamu tamatkan.

Tetapi, lepas dari semua keunggulannya, Huntdown kemungkinan kamu kesampingkan bila kamu memanglah tidak sukai dengan games retro . Maka, bagaimana nilai pada akhirnya? Score 4,5/5 penulis beri untuk Huntdown yang berani tampil dengan style retro yang unik. Kamu dapat beli games ini di Steam pada harga lumayan murah, yaitu Rp108.999.

Baca Juga : Ketentuan Kocak Main Games PES Semenjak Zaman Playstation 1

 

Categories
Game

Ketentuan Kocak Main Games PES Semenjak Zaman Playstation 1

Softhard – Kamu pencinta video games semenjak zaman usang tentu kerap main Playstation di persewaan. Salah satunya games favorite ialah Winning Eleven atau Pro Evolution Soccer.

Dari dahulu ada beberapa aturan tidak tercatat yang umum disetujui anak-anak persewaan PS di semua Indonesia.

1. Jangan one two

Salah satunya tehnik ketika bermain di WE atau PES ialah one two. Tehnik itu tentu saja mengadopsi dari permainan sepak bola yang sebetulnya di atas lapangan.

Seorang pemain manfaatkan temannya menjadi dinding memantulkan bola supaya bisa menipu musuh.

Di PS, kamu dapat menekan slot online terpercaya tombol joystik L1 dan X untuk membikin one two. Ya, memang sukses buat kamu bikin gol secara cepat. Apa lagi bila ada pemain yang speed-nya kuat. Bahkan juga ada yang one two dari belakang sampai depang gawang.

2. Roberto Carlos dilarang jadi penyerang

Ketentuan Kocak Main Games PES Semenjak Zaman Playstation 1 - Softhard

Salah satunya pemain di WE dan PES yang skill-nya paling lengkap ialah Roberto Carlos. Bekas bek kiri asal Brasil dan Real Madrid ini dikenali punyai kecepatan dan sepakan sangat keras.

Mengadopsi skillnya itu, watak Roberto Carlos di WE dan PES juga dibikin mirip itu. Speednya 19 (paling tinggi) begitupun shot powernya.

Mengakibatkan walau status aslinya bek kiri, banyak anak WE dan PES yang memposisikannya sebagai penyerang. Ditegaskan beberapa gol mengucur dari kakinya. Apa lagi bila gunakan tehnik one two.

3. Jangan Kotak+X

PES Playstation 1 - Softhard

Disamping itu ada kemampuan lain di PES dan WE yang untuk beberapa anak persewaan PS diharamkan. Yaitu menekan tombol kotak dan X bertepatan. Hal tersebut akan membuat pemain lakukan feint atau gerak tipu. Seolah ingin nge-shot tetapi tidak selesai. Mengakibatkan musuh juga sukses dilalui.

[REVIEW] Valheim – Berisi Tentang Membangun Sebuah Kerajaan Epik di Dunia Viking

5 Kartu Elemental Hero Terbaik dalam Game Kartu Yu-Gi-Oh! GX

4. Keadaan pemain harus acak jangan merah semua

Aturan Kocak Main PES Sejak Era Playstation 1

Jika ketentuan ini ada yang setuju ada yang kebalikannya. Di PES ada tanda yang memvisualisasikan pemain itu sedang pada keadaan sakit, bugar atau benar-benar sempurna. Itu dilukiskan dengan tanda panah warna. Bila putih dengan pertanda panah ke bawah maknanya sakit, sampai yang paling tinggi ialah merah dengan pertanda panah ke atas alias on fire.

Bila panah putih sudah pasti skillnya tidak dapat sebagus saat panah merah. Umumnya itu tertuang di menu seting menjelang laga. Kita dapat pilih semua pemain pada keadaan panah merah maknanya semua bugar. Tetapi di sejumlah orang dilarang untuk menggunakan settingan panah merah semuanya. pilih settingan acak. Maknanya keadaan pemain dapat berbeda.

5. Peluang jangan gunakan PSG karena ada Messi

PES 2020 (PS1) PSG vs Real Madrid - English Commentary - YouTube

Disamping itu yang ramai dibicarakan sekarang ini ialah tergabungnya Lionel Messi ke PSG. Dengan kemampuan lengkapnya Messi masuk dengan bintang-bintang lain seperti Neymar, Mbappe, Di Maria dan yang lain yang skillnya oke.

Sudah pasti di Playstation mereka dewanya. Karena itu tersebar meme-meme masalah akan dilaranginya PSG digunakan anak rentalan.

“INFO: Per ini hari, Federasi Persewaan PS Dunia, sudah berlakukan ketentuan baru mengenai larangan pemakaian club PSG ketika bermain games FIFA / eFootball.” cuit twitter FaktaBola.

Baca Juga : 5 Referensi Laptop Khusus Gaming Dengan Baterai Tahan Lama Berikut Harga 

 

 

Categories
Laptop Gaming

5 Referensi Laptop Khusus Gaming Dengan Baterai Tahan Lama Berikut Harga 

Softhard – Bermain games dengan smartphone memang asyik, tetapi lebih oke kembali bila bermain di PC alias computer. Namun kekurangannya, tidak dapat dibawa kemanapun.

Jalan keluarnya sudah pasti netbook gaming. Sekarang ini ada beberapa netbook gaming yang oke dengan detail tinggi. Dan yang paling penting batterynya bertahan lama.

Berikut 5 referensi netbook gaming yang batterynya bertahan lama dikutip dari GGWP.

1. ASUS ROG Zephyrus G14

Dengan processor AMD Ryzen 5 4600 JS, Netbook ASUS ROG Zephyrus G14 cukup oke untuk menyantap beberapa game berat.

Processor ini disokong dengan RAM 8GB DDR4 dan GPU NVIDIA GeForce GTX 1650, ASUS memberikan kepuasan dengan penyimpanan SSD sejumlah 512GB.

  • Harga: Rp17.900.00

2. Acer Nitro 5

5 Referensi Laptop Khusus Gaming Dengan Baterai Tahan Lama Berikut Harga - Softhard

Disamping itu ada Acer Nitro 5. Selainnya design yang memikat, performnya oke. Dengan prossessor Intel Core i7-10750H dan GPU NVIDIA GeForce GTX 1650Ti diperkokoh dengan RAM 8GB DDR4 dan penyimpanan SSD sejumlah 512GB, Acer Nitro benar-benar pas buat kamu yang menyukai gaming.

Apa lagi dalam Acer ada juga tehnologi ACER CoolBoost hingga kipas dan GPU bisa lebih cepat. Netbook kamu tidak cepat panas saat maen games.

  • Harga: Rp11.399.000

3. Razer Blade Stealth 13

Razer Blade Stealth 13 - Softhard

Razer Blade Stealth 13 dilengkapi processor Intel Core i7-1165G7, GPU NVIDIA GeForce GTX 1650,RAM 16GB DDR4, dan penyimpanan SSD sejumlah 512GB.

[REVIEW] Sniper Ghost Warrior Contracts 2 – Realistis Keren Banget

[REVIEW] Valheim – Berisi Tentang Membangun Sebuah Kerajaan Epik di Dunia Viking

Seri netbook gaming dari Razer ini mengangkat monitor memiliki ukuran 13,3 inch dengan disokong resolusi Full HD.

  • Harga: Rp18.999.000

4. Acer Predator Helios 300

Acer Predator Helios 300 - Softhard

Satu kembali produk netbook gaming dari Acer yaitu Acer Predator Helios 300. Lapotp ini diberi processor Intel Core i7-10750H.

Disamping itu keberadaaan GPU NVIDIA GeForce RTX 2060, RAM 8GB DDR4, dan penyimpanan SSD sejumlah 512GB membuat netbook ini nyaman untuk beberapa game berat.

  • Harga: Rp.15.985.000

5. Alienware Tempat-51m R2

Alienware Tempat-51m R2 - Softhard

Paling akhir ada netbook Alienware Tempat-51m R2. Netbook ini mengangkat dapur picu processor Intel Core i9-10900K, RAM 64GB DDR4. Yang kece penyimpannya, dengan SSD sejumlah 4TB.

Main games makin senang dengan monitor 17,3 inch yang disokong resolusi Full HD. Tetapi tidak boleh terkejut dengan harga ya.

  • Harga: Rp69.000.000

Baca Juga : 5 Kartu Elemental Hero Terbaik dalam Game Kartu Yu-Gi-Oh! GX

Categories
Game

5 Kartu Elemental Hero Terbaik dalam Game Kartu Yu-Gi-Oh! GX

Softhard – Deck Elemental Hero sebagai Deck unggulan watak Jaden Yuki dari seri Yu-Gi-Oh! GX. Formasi kartu dalam Deck ini juga memang dikuasai oleh kartu sejenis Elemental Hero dengan beragam support dari Trap dan Spell Card. Kartu Elemental Hero juga bisa dipadukan untuk hasilkan kartu yang lebih kuat.

Menariknya, beberapa kartu Elemental Hero ini mempunyai nominal Attack dan Defense yang termasuk tinggi, lho, khususnya Fusion Card. Beberapa kartu mempunyai dampak yang memberikan keuntungan nih di dalam permainan. Ingin tahu? Berikut lima kartu Elemental Hero terbaik di dalam permainan kartu Yu-Gi-Oh! GX.

1. Elemental Hero Bladedge

Elemental Hero Bladedge sebagai kartu dengan tingkat 7 Star. Untuk memakainya, pemakai harus mempertaruhkan kartu di Field lebih dulu. Tetapi, dengan nominal Attack 2600 dan Defense 1800, tentu saja keluarkan kartu ini cukup sebanding.

Tidak cuman kuat, kartu ini mempunyai dampak yang cukup memberikan keuntungan, nih. Biasanya, serang kartu yang dalam status bertahan tidak berpengaruh pada Life Poin. Tetapi, bila kartu ini serang kartu musuh yang ada dalam status bertahan, beda hasil dari pertempuran akan berpengaruh pada Life Poin musuh.

2. Elemental Hero Flame Wingman

5 Kartu Elemental Hero Terbaik dalam Game Kartu Yu-Gi-Oh! GX

Kartu ini sebagai hasil Fusion dari kartu Elemental Hero Avian dan Elemental Hero Burstinatrix dan jadi kartu unggulan Jaden Yuki di dalam permainan. Kartu ini mempunyai tingkat 6 Star dengan nominal Attack 2100 dan Defense 1200.

Elemental Hero Flame Wingman sendiri mempunyai dampak yang cukup bikin rugi untuk beberapa rivalnya, nih. Jika kartu ini serang kartu musuh, Life Poin dari musuh akan turut terserang damage sesuai nominal Attack dari kartu musuh itu.

3. Elemental Hero Wildedge

Yu-Gi-Oh! - Elemental Hero Wildedge - Softhard

Elemental Hero Wildedge ialah kombinasi dari kartu Elemental Hero Wildheart dan Elemental Hero Bladedge. Kartu ini juga mempunyai tingkat 8 Star dengan nominal Attack 2600 dan Defense 2300.

Selainnya unggul dalam serang atau bertahan, kartu ini akan memberikan keuntungan untuk membabat kartu musuh. Bila kartu ini sukses terpasang di Field saat Battle Phase, kartu ini bisa serang semua kartu monster yang berada di Field musuh.

Murah! 5 Handphone Gaming Lokal Terbaik dan Termurah 2021 Dengan harga Rp1 Juta-an

Grafik Terbaik Bermain Game Bus Indonesia 3d

4. Elemental Hero Thunder Giant

Kartu Permainan: Elemental Hero Thunder Giant (Yu-Gi-Oh) (Duelist Pack 01 -  Jaden Yuki - First Edition (DP1-EN)) Col:YGO-DP1FE-EN011

Sebagai kombinasi dari kartu Elemental Hero Sparkman dan Elemental Hero Clayman, kartu Elemental Hero Thunder Giant mempunyai tingkat 6 Star dengan Attack 2400 dan Defense 1500. Walau Attack dan Defense kepunyaannya termasuk rendah dari jejeran kartu yang lain, kartu ini dapat benar-benar bikin rugi musuh bila terus ada di Field, lho.

Tiap gantian, pemakai akan disuruh untuk mempertaruhkan satu kartu pada tangan. Kemudian, pemakai bisa pilih satu kartu di Field musuh untuk dihancurkan dengan persyaratan Attack Monster itu agar lebih rendah dari kartu ini. Bila tiap gantian harus kehilangan kartu di Field, tentu saja akan susah untuk musuh untuk menyiapkan gempuran, nih!

5. Elemental Hero Rampart Blaster

Elemental HERO Rampart Blaster - Yugipedia - Yu-Gi-Oh! wiki

Elemental Hero Rampart Blaster ialah kombinasi dari kartu Elemental Hero Clayman dan Elemental Hero Burstinatrix. Seperti Fusion Card yang lain, kartu ini belum bisa terpasang bila belum mempunyai kartu Elemental Hero Clayman, Elemental Hero Burstinatrix, dan Polymerization di Field atau pada tangan.

Mempunyai tingkat 6 Star dengan Attack 2000 dan Defense 2500, kartu ini benar-benar unggul dalam bertahan. Menariknya kembali, kartu Elemental Hero Rampart Blaster ini bisa serang Life Poin musuh dalam status bertahan. Damage yang hendak didapat musuh juga sama dengan 1/2 dari Attack kartu ini.

Nach, itu lah lima kartu Elemental Hero terbaik dari sisi kemampuan gempuran, pertahanan, dan dampak yang paling memberikan keuntungan di dalam permainan kartu Yu-Gi-Oh! GX. Dari jejeran kartu di atas, kurang lebih kartu yang mana terbagus? Sharing pendapatmu di kotak kometar, ya!

Baca Juga : [REVIEW] Sniper Ghost Warrior Contracts 2 – Realistis Keren Banget

Categories
Review Game

[REVIEW] Sniper Ghost Warrior Contracts 2 – Realistis Keren Banget

Softhard – Sniper Ghost Warrior Contracts 2 atau dipersingkat SGW Contracts 2 ialah games tindakan yang di-launching dan diperkembangkan oleh CI Game, sebuah perusahaan pengembang asal Polandia. Games ini sendiri sebagai seri ke enam dari semua seri Sniper Ghost Warrior yang sempat dibikin. Sama seperti yang kita mengetahui, permainan video ini tentunya akan bergelut pada pengalaman tindakan stealth yang mendebarkan.

Dikeluarkan pada 5 Juni 2021 untuk basis Windows (PC), PS4, Xbox One dan Xbox Seri X, games satu ini tentunya tampil dengan design yang beri kesegaran. Oh, ya, untuk versus PS5, developer melaunchingnya pada 24 Agustus 2021 yang tentu saja disertai dengan grafis mempesona. Bagaimana pembahasan pada games ini? Berikut ulasan Sniper Ghost Warrior Contracts 2 dari penulis. Dibaca, ya!

1. Cerita klise yang mendebarkan

[REVIEW] Sniper Ghost Warrior Contracts 2 - Realistis Keren Banget

Bila pernah mainkan SGW Contracts awalnya, kita akan mengetahui jika cerita yang diperlihatkan dalam games ini cukup klise dan datar. Tidak boleh bandingkan plot dalam SGW Contracts 2 dengan Call of Duty, Battlefield, atau Medal of Honor. Bahkan juga, bila dibanding dengan beberapa seri awalnya, sebenarnya tidak ada perubahan berarti yang terkait dengan plot atau alur ceritanya.

Ya, ini kali, kita akan mainkan protagonis namanya Raven, seorang prajurit dengan kwalifikasi tinggi dalam tembak jarak jauh. Tetapi, pekerjaan kita di dalam permainan ini tidak gampang. Raven akan ditugaskan di Timur tengah, persisnya Kuamar atau tepian di antara Libanon dan Suriah. Daerah ini terkuasai oleh diktator kejam lebih dari 2 dasawarsa. Dapat diterka jika pemain akan lakukan visi, penyidikan, dan pertarungan di sini.

Misi-misi yang cukup repetitif ini bisa kita lakukan dengan menyenangkan dan jauh dari rasa jemu. Masalahnya pengembang sukses masukkan improvisasi kece berbentuk map yang paling luas. Disamping itu, kamu juga dapat jalankan visi atau plot narasi sesuai posisi yang kamu bikin sendiri.

Tetapi, lepas dari semuanya yang ada, hal kece yang selalu pakem dalam cerita Sniper Ghost Warrior diperlihatkan di sini. Yap, jalankan visi dengan stealth dan taktis ialah sisi ternikmat dalam games ini. Memperhatikan sasaran dari jarak jauh dan melumpuhkannya dengan style visual berakting lamban telah menjadi satu diantara serunya dalam ikuti cerita sang Penembak Tepat.

2. Gameplay masih dirasakan sama dengan seri awalnya

[REVIEW] Sniper Ghost Warrior Contracts 2 - Realistis Keren Banget - Softhard

Bicara berkenaan gameplay dan mekanisme bermainnya, SGW Contracts 2 masih tampilkan beberapa cara yang unik dan sama. Untuk penulis individu, proses dalam games ini malah positif karena menjaga ide gameplay lama yang telah pakem dan tidak memerlukan penyesuaian yang terlampau dalam. Pokoknya, di tengah-tengah lingkungan seperti apakah juga, kita harus bersabar dan menanti peristiwa pas untuk bergerak.

Sisi paling epik sudah pasti di saat kita memakai senapan sniper yang hebat. Dengan pelan-pelan tanpa suara, kamu dapat memperhatikan gerak-gerik lawan dari jarak yang paling jauh. Tetapi, perlu perhitungan masak bila ingin melepas shooting jarak jauh. Masalahnya kita harus mempertimbangkan arah angin, kecepatan peluru, dan jarak real di antara puncak senapan dengan sasaran.

5 Referensi Games Balapan Unik di Apple Arcade, Ada Sonic Racing!

Trailer Film Resident Evil Akan Launching Dalam Waktu Dekat

Ada lima peta yang dapat ditelusuri dan semua bebas buat kamu eksploitasi lebih dalam. Map dalam games ini tidak kaleng-kaleng karena tampilkan lingkungan yang luas, kompleks, dan pasti padat. Kelihatan jika developer memanglah tidak ingin membawa SGW Contracts 2 terlampau jauh dari mekanisme waralaba yang telah terlebih dahulu pakem. Memainkan lebih dari lima jam membuat penulis berasumsi jika proses didalamnya masih sama dengan seri sebelumnya—ini tentu saja bagus untuk pemain lama.

3. Segi visual ialah sisi terbaik

Sniper Ghost Warrior Contracts 2- Softhard

Satu kali lagi, penulis tegaskan supaya tidak boleh menyamai games ini dengan Call of Duty atau Battlefield yang populer dengan plot dan grafis menakjubkan itu. Mereka berbeda. Meski begitu, SGW Contracts 2 masih tetap tampil dalam bebatan visual yang mempesona. Sekilas grafisnya memang cukup serupa dengan penampilan SGW Contracts seri pertama. Tetapi, rupanya ada beberapa kenaikan yang dapat kita saksikan dalam games ini.

Bukti jika SGW Contracts 2 di-launching untuk konsol PS5 dan Xbox Seri X membuat games ini harus bernada banyak bila mengulas masalah grafis. Untuk versus PC juga disuruh detail yang lumayan berat, yaitu RAM 16 GB, GPU sama dengan GeForce 1070, dan processor Intel i7 7700. Sementara, ukuran file-nya masih termasuk standard, yaitu sekitaran 22 GB.

Efek-efek dari peperangan di atas lapangan bisa tergambar dengan bagus dan cukup riil. Senapan punya kita juga diperlihatkan hampir prima seperti senjata asli. Penampilan paling legendaris dalam seri ini kali ialah episode lamban atau slow motion yang automatis akan ada bila peluru sukses melumpuhkan sasaran. Dengan grafis modern, penampilan episode itu akan kelihatan cukup beringas dan menakutkan.

4. Kualitas audio yang tidak pada kelasnya

Buy Sniper Ghost Warrior Contracts 2 (PC) - Steam Key - GLOBAL - Cheap -  G2A.COM!

Sayang, kualitas audio tidak sebagus yang dipikirkan. Ya, ada beberapa episode yang berisi pembicaraan garing, kaku, dan tidak memvisualisasikan begitu besarnya SGW Contracts 2, minimal dalam telinga penulis. Bahkan juga, pengisi suara dari beberapa watak games ini berkesan benar-benar kikuk seperti membaca dokumen.

Lepas dari segi negatifnya, audio yang diperlihatkan dalam games ini tidak seutuhnya jelek. Suara dari lingkungan dan keadaan pertarungan telah dirasakan oke walau tidak sekelas dengan games first-person shooter (FPS) berprestise yang lain. Ingat jika audio tidak dibikin berlebihan karena style dalam seri Sniper Ghost Warrior ini lebih menguasai pada komponen stealth.

5. Telah tampil kompak seperti umumnya

Sniper Ghost Warrior Contracts 2 trailer shows off guns and gadgets –  Gaming Hybrid

Steam jual SGW Contracts 2 dengan harga Rp199.999 dan untuk penulis, itu lumayan murah bila menyaksikan kualitas yang didatangkan. Lepas dari kualitas audionya yang terlampau standard, games ini sanggup tampil kompak dalam bebatan gameplay dan grafis yang menganakemaskan mata. Apa lagi, bila kamu memainkan di PS5 atau Xbox Seri X dengan dukungan monitor 4K, tentu grafisnya akan ikut cukup berarti dibandingkan versus PS4-nya.

CI Game pantas mendapatkan animo karena kreasinya yang tidak mengarah ke luar kerangka terlampau jauh. Ya, walau kelihatan bermain aman, developer bisa dibuktikan dapat menjaga seri terbaru ini jadi kreasi yang pakem dan seirama dengan beberapa seri terdahulunya.

Score akhir untuk Sniper Ghost Warrior Contracts 2 atau SGW Contracts 2 ialah 4/5. Point lebih penulis beri karena dia masih menjaga mekanisme permainan kompak yang legendaris. Nach, bagaimana denganmu? Apa kamu telah mainkan cerita-kisah Sniper Ghost Warrior?

Baca Juga : [REVIEW] Valheim – Berisi Tentang Membangun Sebuah Kerajaan Epik di Dunia Viking

 

Categories
Review Game

[REVIEW] Valheim – Berisi Tentang Membangun Sebuah Kerajaan Epik di Dunia Viking

Softhard – Pada 2 Februari 2021 lalu, Steam dengan cara resmi jual games bagus garapan Iron Gate Studio dengan judul Valheim dengan harga Rp108.999. Harga ini lumayan murah untuk sekelas games bagus dengan peringkat di atas rerata. Yap, Valheim sanggup tampil jadi salah satunya permainan survival yang demikian disayangi oleh beberapa gamer di penjuru dunia.

Beli dan memainkan secara intensif ternyata sudah membuat penulis cukup lupa waktu dalam memainkan. Walau statusnya terhitung early akses, pengembang cukup responsive dalam terima saran untuk membuat games ini lebih bagus kembali yang akan datang.

Nach, bagaimana kesan-kesan dan pengalaman penulis dalam mainkan games yang dibikin khusus untuk basis Windows (PC) ini? Yok, baca ulasan Valheim berikut ini.

1. Cerita prajurit Viking dalam bebatan mistik

[REVIEW] Valheim - Berisi Tentang Membangun Sebuah Kerajaan Epik di Dunia Viking

Dalam games ini, kamu akan bermain sebagai prajurit Viking yang ditugaskan oleh beberapa dewa untuk menumpas kegelapan di dunia. Dalam ceritanya, pemain jadi reinkarnasi dari hero atau pahlawan luar biasa dari periode dan alam yang lain dengan Bumi. Karena tercipta sebagai prajurit Viking yang luar biasa, pasti dengan selekasnya beberapa dewa juga memberikan tugas kamu untuk lakukan beberapa pekerjaan dewa di Bumi—dalam games ini disebutkan Valheim.

Itu bukan pekerjaan yang enteng ingat ada beberapa hal yang harus kamu kerjakan, dimulai dari menantang monster, hewan-hewan buas, dan makhluk-makhluk astral dari dimensi lain. Nach, antiknya, kita akan lakukan semua dengan jadi penyintas di alam liar. Sekilas games ini serupa dengan games bertopik survival yang lain. Tetapi, serunya, jalankan plot dan latar narasi menjadi point pembanding di sini.

Untuk tetap bertahan dalam games ini sebetulnya bukan kasus yang susah. Justru, pada banyak peluang, kita dapat menaklukkan lawan dengan lumayan gampang. Bila bermain beramai-ramai dengan beberapa rekan, gamer semakin lebih gampang kembali pada menaklukkan lawan ber-health bar tinggi. Dengan plot epik jenis ini, harus dianggap jika Valheim akan gampang dicintai oleh gamer PC, khususnya mereka yang terhitung pemain veteran.

2. Telusuri open world yang paling luas

[REVIEW] Valheim - Berisi Tentang Membangun Sebuah Kerajaan Epik di Dunia Viking - Softhard

Gameplay ialah sisi terbaik yang dihidangkan dalam Valheim. Tidak bermain-main, pengembang dapat tampilkan dunia Valheim dalam model open world yang paling luas dan cantik. Kamu terang tidak akan jemu bila harus mengeksploitasi satu daerah ke daerah yang lain. Bahkan juga, langkah seperti ini membuat kita semakin asyik menjadi penyintas di alam liar.

Sama seperti yang telah disentil di atas, Valheim berisi demikian beberapa hal, dimulai dari monster, hewan buas, makhluk aneh, dan semua mekanisme dasar yang diperlukan di dalam permainan survival. Memburu monster untuk memperoleh equipment dan tingkatkan tingkat harus dilaksanakan. Walau termasuk gampang dan menyenangkan, seharusnya tidak boleh meremehkan dunia Valheim yang cantik.

Ada beberapa hal yang dapat membuat watakmu meninggal di sini. Lawan sekecil apa saja dapat benar-benar menyusahkan bila kita belum siap dengan semua sesuatunya. Itu penyebabnya, sebagai prajurit Viking yang kuat, kamu dituntut selalu untuk waspada dan tidak lakukan beberapa hal asal-asalan yang dapat mencelakakan nyawa.

Berpetualang Dengan Game Rohan Indonesia Secara Online

Banyak Pilihan Game Woi Indonesia Lengkap

3. Proses grinding yang paling mengambil alih waktu

Valheim in VR - Softhard

Entahlah untuk gamer lain, tetapi menurut penulis, grinding dalam games ini benar-benar mengambil alih waktu. Proses ini diperlukan untuk memperoleh beberapa hal, seperti meningkatkan tingkat, memperoleh poin, dan pasti mendapat sumber daya yang lain. Untuk membuat sebuah rumah saja diperlukan beberapa sumber daya, misalkan kayu, batu, dan perlengkapan-peralatan umum yang lain.

Nach, berita baiknya, proses grinding yang paling memerlukan waktu itu dapat dilaksanakan secara hebat dan tidak berasa menjemukan. Waktu 3 sampai 4 jam untuk grinding akan terlewatkan demikian saja dan dapat membuat kamu lupa pada beberapa tugasmu di dunia riil. Pada proses ini juga, kamu dapat membuat bertambah diri dengan beberapa poin, seperti mineral, bahan makanan, kayu, batu, dan beberapa benda yang lain yang bernilai lumayan tinggi.

4. Penampilan visual jadi kekurangan

You can now play Valheim in VR | TechRadar

Tidak boleh imbangi grafis Valheim dengan penampilan seperti Far Cry, Skyrim, atau The Witcher. Terang jika Iron Gate Studio fokus pada plot dan gameplay. Sekilas, kita akan menyaksikan penampilan visual games ini ibarat games usang di bawah zaman 2010. Untuk penulis, sebuah games memiliki bobot zaman usang memang tidak terus-terusan berbicara masalah penampilan wah walau kita berada di jaman berlainan

Tetapi, lepas dari itu semua, ada bagian-bagian yang cukup cantik dilihat mata. Mekanisme penerangan telah terhitung bagus. Deskripsi rimba, bukit-bukit, sungai, dan padang rumput telah dicontohkan dengan cukup dan tidak memalukan. Tetap kita akan dibikin kerasan dengan luasnya dunia Valheim yang tidak monoton. Belum juga membuat basis atau rumah sangat terasa menyenangkan.

Lalu, bagaimana dengan detailnya? Untuk mainkan games ini secara lancar, minimal PC kamu harus mempunyai RAM 8 GB, processor Intel i5, dan GPU sama dengan GeForce 950. Untuk kemampuan file-nya condong enteng dan kecil, yaitu 1 sampai 2 GB. Tetapi, pinggirkan memory lebih di ruangan penyimpanan bila kamu akan memainkan secara full online.

5. Audio dengan kualitas lumayan baik

Right now more of us are playing Valheim on Steam than GTA 5 or PUBG •  Eurogamer.net

Sebagai pengembang yang tidak demikian besar, perusahaan asal Swedia itu telah dipandang sukses membuat suatu kreasi hebat jenis Valheim. Nach, umumnya, studio atau developer kecil akan kesusahan membuat audio berkualitas untuk menyeimbangi plot yang demikian istimewa. Walau demikian, ini tidak ada dalam games ini. Yap, suara yang dikeluarkan masih kedengar oke dan pantas dalam telinga penulis.

Alunan musik yang enteng dan merdu akan membuat kita cukup kerasan lama-lama di alam Valheim. Bahkan juga, beberapa suara simpel juga diperlihatkan dan dapat menambahkan nilai plus dalam games ini. Mainkan penjelajahan prajurit Viking dengan audio bawaan PC punyamu akan sama serunya dengan memakai earphone. Pada umumnya, kualitas audio telah kedengar lumayan bagus untuk sekelas games dengan status early akses.

6. Penjelajahan di dunia Viking yang memiliki sifat adiktif

Mining in Valheim genuinely scares me | Rock Paper Shotgun

Mainkan Valheim sama juga membuat kita rasakan ketagihan dalam berhubungan dengan luasnya dunia Viking. Kamu tidak akan senang dengan cerita dan perjalanan watakmu di satu daerah. Dengan berjalannya waktu, kita malah akan dibikin semakin terlilit dengan dunia Viking yang menuntut perjuangan kita. Yap, dunia Valheim sangat memerlukan kontribusi kita dan itu membuat bangku gamer selalu hangat tiap hari.

Plot narasi epik dan gameplay menarik yang hebat jadi point utama dalam games ini. Satu yang penulis sukai ialah bagaimana penjelajahan kita dibikin dengan intensif serta adiktif. Developer seakan-akan benar-benar memahami apa yang dicari oleh gamer dalam games Valheim. Kemungkinan ini yang membuat Valheim masih dengan status early akses di Steam.

Omong-omong masalah early akses, penulis malah sedikit berasa cemas bila games ini terus menerus kerasan untuk ada di status ini. Bukan apapun, telah banyak judul games yang menggantung di early akses demikian saja tanpa kepastian kapan versus finalnya di-launching. Jika sudah ini, developer akan berasa ketagihan gantungkan status kreasinya. Di lain sisi, gamer juga benar-benar adiktif dalam mainkan games yang belum final.

So, score akhirnya penulis untuk Valheim ialah 4,5/5. Sekedar anjuran, awasi mainkan games ini karena karakternya yang dapat mengambil alih mayoritas waktumu. Bagaimana juga, ketagihan terlalu berlebih menjadi penyintas di dunia games tidak baik, ya, kan?

Baca Juga : 5 Referensi Games Balapan Unik di Apple Arcade, Ada Sonic Racing!